Temu Usaha Kemitraan, Hutan Rakyat dan Hutan Adat

“Peluang Baru Bisnis Perhutanan Sosial”
Jakartak Convention Center (JCC) 7 September 2018

Text & foto : Hermanto (Direktur JMHI)

Acara temu usaha kemitraan yang di selenggarakan oleh Direktorat Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat (BUPSHA) dibawah Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) berkerja sama dengan Indonesia International Agribusiness Expo (AGRINEX) di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 7 September 2018.

Maksud dan tujuan diselenggarakan temu usaha ini adalah mempertemukan kelompok usaha perhutanan social (KUPS) dengan para pengusaha atau pelaku industri sehingga dapat membuka peluang usaha baru perhutanan social dan terciptanya pasar bagi KUPS. Selain itu tujuannya adalah agar kelompok usaha perhutanan social dapat mandiri secara ekonomi dan sekaligus dapat menjaga kelestarian hutannya.

Acara di buka oleh Bapak Dirjern PSKL dan dilanjutkan dengan diskusi. Diskusi tersebut di ikuti oleh empat narasumber yang di pandu oleh ibu Ir. Rifda Amarina. Keempat narasumber adalah Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Ketua Jaringan Madu Hutan Indonesia (JMHI), Ketua Tagala (Koperasi Gaharu Lampung) dan Inisiatif Dagang Hijau (IDH).

JMHI sendiri menyampaikan pemaparan mengenai profile JMHI, peluang pemasaran dan pentingnya menjaga kawasan hutan untuk keberlanjutan habitat lebah, peningkatan ekonomi masyarakat lokal dan masyarakat Indonesia sendiri secara umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *