PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI MADU HUTAN JARINGAN MADU HUTAN INDONESIA

Latar Belakang

Madu hutan dari lebah Apis dorsata merupakan salah satu komuditas hasil hutan bukan kayu yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Madu adalah cairan yang dihasilkan olet lebah madu dari serbuk sari bunga – bunga atau bagian lain dari tanaman. Madu hutan mengandung beberapa unsur penting seperti sukrosa, glukosa dan enzim diastase yang berfungsi penting bagi kesehatan tubuh.

Proses pemanenan dan paska panen madu terutama madu hutan haruslah sesuai dengan standar yang baik dan benar sehingga tidak tercampur dengan zat – zat yang tidak baik. Hal ini guna menjamin kualitas madu hutan agar tetap baik dan tidak mudah terfermentasi.

Madu hutan yang akan dipasarkan baik di tingkat lokal dan nasional haruslah memenuhi standar yang baik sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan aman. Oleh karean itu sangatlah penting bagi kelompok petani terutama yang berkerja dibidang produksi pengolahan untuk mendapatkan pengetahuan yang cukup mengenai standar kualitas yang baik yang sesuai dengan kriteria – kriteria industry pangan dan standar nasional madu hutan.

Selain itu sebagai salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari produk pangan adalah penjamin mutu dan kualitas produk tersebut. Penjamin mutu ini sangat diperlukan pada waktu pemasaran kelompok petani madu hutan akan memasarkan madu hutan baik di pasar lokal dan nasional. Salah satu penjamin mutu organic yang yang saat ini sedang dikembangkan di Indonesia adalah Penjamin Mutu Organis Indonesia (PAMOR). PAMOR bertujuan untuk memberikan jaminan mutu produk organic bagi petani usaha kecil untuk menjamin produk mereka terhadap permintaan pasar dan konsumen yang menuntut adanya jaminan mutu terhadap sebuat produk pangan. Penjaminan PAMOR Indonesia diperuntukkan bagi komoditas pertanian organik yang dipasarkan ditingkat lokal, regional dan nasional. Kedua, penjaminan partisipatif ini lebih mendorong penguatan sistem pangan lokal yang diproduksi dan dikonsumsi di tingkat lokal, atau maksimal tingkat nasional.

Bagi kelompok – kelompok petani lokal yang sudah dan sedang menekuni usaha produk pagang termasuk madu hutan sangatlah penting untuk dapat memahami mengenai kualiatas sebuah produk yang sesuai standar nasional dan penjamin terhadap mutu produk tersebut. Berkaca dari itu JMHI merasa sangat perlu anggota – anggota JMHI yang sudah mempunyai unit – unit produksi untuk dapat mengerti dan memahami pentingnya menjaga kualitas produk madu hutan sehingga dapat di pasarkan dengan baik di tingkat lokal dan nasional.

Dengan demikian sekretariat JMHI mengadakan pelatihan peningkatan kualitas produksi madu hutan yang bermanfaat bagi kelompok untuk dapat menjaga kualitas produksi madu hutan di unit usahanya.

Output:

Output dari pelatihan ini adalah kelopok petani madu hutan terutama yang berkerja di unit produksi dan pengolahan produkt memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengemas dan menjaga kualitas produk petani madu hutan sesuai dengan standar mutu madu hutan nasional.

 

Waktu   : 23 – 24 September 2014

 

Peserta:

Peserta dari pelatihan ini adalah anggota JMHI dan mitra JMHI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *