Buku HONEY HUNTER, persembahan untuk petani madu hutan Indonesia

honey-hunter-001
Buku foto yang berisi kumpulan pemanenan madu hutan oleh beberapa anggota Jaringan Madu Hutan Indonesia karya fotografer Wahyu Widhi ini merupakan salah satu bentuk ucapan terima kasih untuk semua petani madu hutan baik anggota JMHI maupun yang belum menjadi anggota JMHI, yang sudah menerapkan proses panen lestari dan paska panen yang higienis. Terima kasih sudah berkenan untuk menjaga hutan supaya tetap lestari, koloni lebah hutan selalu terjaga, dan akhirnya masyarakat di sekitar hutan bisa mendapatkan manfaat dari hutan dan hidup dengan lebih sejahtera.

Continue reading

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI MADU HUTAN JARINGAN MADU HUTAN INDONESIA

spanduk pelatihan produksi_tn

Latar Belakang

Madu hutan dari lebah Apis dorsata merupakan salah satu komuditas hasil hutan bukan kayu yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Madu adalah cairan yang dihasilkan olet lebah madu dari serbuk sari bunga – bunga atau bagian lain dari tanaman. Madu hutan mengandung beberapa unsur penting seperti sukrosa, glukosa dan enzim diastase yang berfungsi penting bagi kesehatan tubuh.

Proses pemanenan dan paska panen madu terutama madu hutan haruslah sesuai dengan standar yang baik dan benar sehingga tidak tercampur dengan zat – zat yang tidak baik. Hal ini guna menjamin kualitas madu hutan agar tetap baik dan tidak mudah terfermentasi.

Madu hutan yang akan dipasarkan baik di tingkat lokal dan nasional haruslah memenuhi standar yang baik sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan aman. Oleh karean itu sangatlah penting bagi kelompok petani terutama yang berkerja dibidang produksi pengolahan untuk mendapatkan pengetahuan yang cukup mengenai standar kualitas yang baik yang sesuai dengan kriteria – kriteria industry pangan dan standar nasional madu hutan. Continue reading

Pertemuan Tahunan X JMHI

spanduk pertemuan jmhi 10_tnJMHI kembali mengadakan pertemuan tahunan yang rencana akan dilangsungkan di Jakarta pada tanggal 22 – 24 September 2014.

Pertemuan tahunan JMHI yang kesepuluh ini merupakan pertemuan yang sangat penting bagi keberlanjutan jaringan ini dimana akan membahas dan memutuskan mengenai hal – hal yang mendasar dalam organisasi JMHI seperti revisi pedoman JMHI, pembahasan mengenai keanggotaan JMHI dalam hal pendampingan dan pengelolaan madu hutan, evaluasi kegiatan – kegiatan selama satu tahun terakhir dan rencana kegiatan-kegiatan yang akan di laksanakan di tahun depan serta penerimaan anggota baru dari wilayah Timor. Continue reading

Kegiatan PHMN dengan KTMHUK di Desa Ujung Jaya dan Desa Taman Jaya Bulan Agustus-Sept 2014

phmn-koordinat-4

Kegiatan PHMN dengan KTMHUK di Desa Ujung Jaya dan Desa Taman Jaya Bulan Agustus-Sept 2014;

Pengambilan koordinat pohon sarang di Gn. Honje,

Survey Potensi Apis Cerana/Trigona, dan perencanaan usaha Kelompok musim panen 2014 Continue reading

Survey potensi madu hutan di Kabupaten Berau

juliade-3

Kabupaten Berau yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, memiliki kawasan pengelolaan hutan produksi yang dikelola oleh KPHP Model Barat dengan luas kawasan 768.701 Ha. Secara administratif KPHP Model Berau Barat berada dalam 29 kampung/desa yang tersebar dalam 4 Kecamatan, meliputi Kecamatan Segah, Kelay, Teluk Bayur dan Sambaliung. Continue reading

Dialog Madu Hutan di Ujung Kulon

bh uk2

Pandeglang,- EksotismeUjung Kulon ternyata juga ditunjukkan oleh adanya kehidupan lebah hutan yang dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Hidupnya spesies lebah Odeng (Avis Dorsata) tersebar di hutan-hutan pedalaman Taman Nasional Ujung Kulon telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya di Desa Ujung Jaya. Perhimpunan Hanjuang Mahardika Nusantara (PHMN) bekerjasama dengan Jaringan Madu Hutan Indonesia telah mengadakan kegiatan “Dialog Madu Hutan Ujung Kulon dan Inovasi Daerah” pada Jumat (04/04) di Kampung Cikawung Girang, Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang yang dihadiri oleh Kelompok Tani Madu Hutan Ujung Kelon dari Taman Jaya, Cigorondong, Tunggal Jaya, dan Ujung Jaya. Continue reading

JMHS di Kampoeng BNI – 2014

kampoeng-bni-2014-1

Kampoeng BNI merupakan salah satu Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang memiliki tujuan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran kredit lunak dengan sistem klaster yang dilakukan di seluruh pelosok Indonesia. Spirit Kampoeng BNI adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan dan perbaikan lingkungan di daerah yang secara ekonomi memerlukan perhatian dan bantuan. Dimana dengan program pemberdayaan ini diharapkan akan berdampak luas terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat di Kampoeng BNI dan sekitarnya.
Continue reading

Selamat untuk terbitnya buku Rahasia Emas Cair Sumbawa dari JMHS.

jmhs-buku-1

Buku Rahasia Emas Cair Sumbawa menceritakan mengenai salah satu kekayaan alam hutan Sumbawa, emas cair yang bernama madu. Sebuah kisah madu yang berasal dari lebah hutan Apis dorsata. Buku ini ditulis oleh Johanna Ernawati bekerja sama dengan Tim Ahli Jaringan Madu Hutan Sumbawa (JMHS), Julmansyah, Muhammad Rakib dan Yossy Dwi Erlina. Continue reading

Prestasi pencak silat karena minum madu hutan

madu-pencak-silat

Nagomi atlet termuda wakili kalbar o2sn

Sebanyak 22 siswa smp dan sd kota pontianak mewakili kalimantan Barat pada Olimpiad Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Jakarta 15-22 Juni. Di antara siswa tersebut ada Nagomi Amalia Putri, peserta termuda O2SN tingkat Kalbar sekaligus peraih emas cabor pencak silat.

Apa resepnya Nagomi bisa berprestasi seperti sekarang ? Tentu ketekunan berlatih serta disiplin. Akan tetapi ada rahasia lain yang diungkapkan Rio ketika ditanya hal itu. Ternyata Nagomi rutin mengkonsumsi madu hutan. Saban hari, pagi dan sore, Rio atau Kiyomi memberikan anaknya itu satu sendok madu hutan. “Terlihat hasilnya. Paling utama daya tahan tubuh dan stamina nya. Selama rutin minum madu hutan stamina Nagomi sangat baik”. ucap Rio

The Forests Asia Summit 2014

forest-asian-3Pertemuan puncak Forests Asia (The Forests Asia Summit), 5 – 6 Mei di Jakarta, mempertemukan Menteri dari seluruh Asia Tenggara bergabung dengan CEO, tokoh masyarakat sipil, pakar pembangunan serta ilmuwan-ilmuwan penting dunia, untuk berbagi pengetahuan tentang bagaimana akselerasi kawasan terhadap pergerakan menuju ekonomi hijau dengan mengelola hutan dan bentang alam secara lebih baik.

Asia Tenggara merupakan salah satu kawasan paling dinamis di dunia. Perekonomiannya berkembang pesat dengan munculnya kelas menengah, walaupun menghadapi tantangan besar perihal kebijakan seperti: kesenjangan, kepemilikan lahan yang tidak pasti, ketidakberlanjutan penggunaan lahan, hilangnya keanekaragaman hayati, kerawanan pangan dan perubahan iklim. Terhadap latar belakang ini, beberapa negara Asia Tenggara mengadopsi pendekatan pertumbuhan hijau, secara sukarela menetapkan target untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan untuk mengelola hutan dan bentang alam mereka secara berkelanjutan. Serupa halnya dengan pelaku bisnis terkemuka yang berkomitmen untuk penggunaan lahan dan praktik investasi berkelanjutan. Continue reading