Potensi Lebah Madu Hutan Kabupate Alor, Nusa Tenggara Timur

LAPORAN ALOR_tn

Laporan survey potensi lebah madu hutan Apis dorsata di kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Survey dilakukan oleh ibu Soesilowati Hadisoesilo dan Wahyu Widhi W

Survei ini merupakan program kerjasama antara Jaringan Madu Hutan Indonesia dan Ford Foundation

Silakan di download / dibaca online melalui :

scribd : https://www.scribd.com/doc/241746575/JMHI-Potensi-Lebah-Madu-Hutan-Alor

 

Penandantanganan MOU antara Sekretariat JMHI dengan 3 anggota JMHI

IMG_4927_tnPada pertemuan tahunan yang ke sepuluh, Sekretariat JMHI menandatangani nota kesepakatan dengan 3 kelompok anggota JMHI. Ketiga lembaga tersebut adalah Asosiasi Periau Danau Sentarum (APDS) yang diwakili oleh Erwanto, kepala bagian pengolahan koperasi APDS.  Kelompok Tani Madu Hutan Ujung Kulon (KTMHUK) yang diwakili Eman, dan Kelompok Tani Madu UPH Gapoktan Rita Bala yang di wakili Hendrikus Selanang Koten. Continue reading

Pertemuan Tahunan JMHI ke 10

jmhi-10-064_tnPertemuan tahunan Jaringan Madu Hutan Indonesia yang ke sepuluh pun usai sudah. Waktu 3 hari terasa kurang dengan banyaknya materi yang perlu didiskusikan. Terlebih sudah 9 tahun JMHI berdiri dan banyak dinamika positif yang terjadi mengiringi perkembangan JMHI.

Ada beberapa poin penting yang menjadi hasil dari pertemuan tahunan kali ini. Continue reading

Pelatihan Peningkatan Kualitas Produksi Madu Hutan

IMG_4625_tn

Tanggal 23 – 24 September kemarin, beberapa anggota JMHi, terutama yang mempunyai tanggung jawab dalam produksi madu di masing-masing kelompok, mengikuti pelatihan peningkatan kualitas produksi madu hutan.

Hari pertama pelatihan diisi dengan materi dari beberapa narasumber. Dari BPOM materi mengenai “bagaimana cara mengolah industry pangan (madu) dengan baik dan benar”. Dari Pusat Standarisasi dan Lingkungan  materi mengenai “Apa itu standar nasional Indonesia, mengapa dan apa keuntungannya” serta materi dari Aliansi Organis Indonesia mengenai “ Participatory guarantee system atau PAMOR Indonesia”. Continue reading

pertemuan JMHI ke 10

jmhi-1_tn

Tanggal 22 – 24 September ini, anggota Jaringan Madu Hutan Indonesia kembali mengadakan pertemuan tahunan yang ke sepuluh di Jakarta. Pertemuan tahunan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaaan Indonesia Raya. Setelah itu disusul dengan doa pembukaan oleh bapak M. Rakib. Setelah itu sambutan dari Koordinator JMHI, Rio Bertoni, Adviser, Bapak Valentinus Heri dan Direktur Bina Perhutanan Sosial Direktorat Jenderal Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Bapak Ir. Wiratno, M.Sc.

Continue reading

Buku HONEY HUNTER, persembahan untuk petani madu hutan Indonesia

honey-hunter-001
Buku foto yang berisi kumpulan pemanenan madu hutan oleh beberapa anggota Jaringan Madu Hutan Indonesia karya fotografer Wahyu Widhi ini merupakan salah satu bentuk ucapan terima kasih untuk semua petani madu hutan baik anggota JMHI maupun yang belum menjadi anggota JMHI, yang sudah menerapkan proses panen lestari dan paska panen yang higienis. Terima kasih sudah berkenan untuk menjaga hutan supaya tetap lestari, koloni lebah hutan selalu terjaga, dan akhirnya masyarakat di sekitar hutan bisa mendapatkan manfaat dari hutan dan hidup dengan lebih sejahtera.

Continue reading

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI MADU HUTAN JARINGAN MADU HUTAN INDONESIA

spanduk pelatihan produksi_tn

Latar Belakang

Madu hutan dari lebah Apis dorsata merupakan salah satu komuditas hasil hutan bukan kayu yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Madu adalah cairan yang dihasilkan olet lebah madu dari serbuk sari bunga – bunga atau bagian lain dari tanaman. Madu hutan mengandung beberapa unsur penting seperti sukrosa, glukosa dan enzim diastase yang berfungsi penting bagi kesehatan tubuh.

Proses pemanenan dan paska panen madu terutama madu hutan haruslah sesuai dengan standar yang baik dan benar sehingga tidak tercampur dengan zat – zat yang tidak baik. Hal ini guna menjamin kualitas madu hutan agar tetap baik dan tidak mudah terfermentasi.

Madu hutan yang akan dipasarkan baik di tingkat lokal dan nasional haruslah memenuhi standar yang baik sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan aman. Oleh karean itu sangatlah penting bagi kelompok petani terutama yang berkerja dibidang produksi pengolahan untuk mendapatkan pengetahuan yang cukup mengenai standar kualitas yang baik yang sesuai dengan kriteria – kriteria industry pangan dan standar nasional madu hutan. Continue reading

Pertemuan Tahunan X JMHI

spanduk pertemuan jmhi 10_tnJMHI kembali mengadakan pertemuan tahunan yang rencana akan dilangsungkan di Jakarta pada tanggal 22 – 24 September 2014.

Pertemuan tahunan JMHI yang kesepuluh ini merupakan pertemuan yang sangat penting bagi keberlanjutan jaringan ini dimana akan membahas dan memutuskan mengenai hal – hal yang mendasar dalam organisasi JMHI seperti revisi pedoman JMHI, pembahasan mengenai keanggotaan JMHI dalam hal pendampingan dan pengelolaan madu hutan, evaluasi kegiatan – kegiatan selama satu tahun terakhir dan rencana kegiatan-kegiatan yang akan di laksanakan di tahun depan serta penerimaan anggota baru dari wilayah Timor. Continue reading

Kegiatan PHMN dengan KTMHUK di Desa Ujung Jaya dan Desa Taman Jaya Bulan Agustus-Sept 2014

phmn-koordinat-4

Kegiatan PHMN dengan KTMHUK di Desa Ujung Jaya dan Desa Taman Jaya Bulan Agustus-Sept 2014;

Pengambilan koordinat pohon sarang di Gn. Honje,

Survey Potensi Apis Cerana/Trigona, dan perencanaan usaha Kelompok musim panen 2014 Continue reading

Survey potensi madu hutan di Kabupaten Berau

juliade-3

Kabupaten Berau yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, memiliki kawasan pengelolaan hutan produksi yang dikelola oleh KPHP Model Barat dengan luas kawasan 768.701 Ha. Secara administratif KPHP Model Berau Barat berada dalam 29 kampung/desa yang tersebar dalam 4 Kecamatan, meliputi Kecamatan Segah, Kelay, Teluk Bayur dan Sambaliung. Continue reading